Sabtu, 28 Januari 2012

Tanpa Hadiah Di Hari kemerdekaan RI

P8160111Jakarta, senin 17 Agustus 2009. Tepatnya di Kampung Pedongkelan Jakarta Timur, “MEMPERINGATI KEMERDEKAAN INDONESIA YANG KE – 64 TANPA PAMRIH”, itulah sebutan yang pantas untuk warga Pedongkelan. Karena mereka memperingati hari kemerdekaan RI dengan mengadakan perlombaan tanpa hadiah, uang, atau apapun.

Di pagi hari sekitar pukul 07.30 wib, kampung pedongkelan itu terasa sepi tak ada kegiatan perlombaan sebagaimana biasanya pada hari kemerdekaan RI. Bermula dari ide seorang anak muda yang ingin memeriahkan kemerdekaan RI di kampung pedongkelan dengan mengadakan perlombaan tanpa biaya apapun. Bila dipikirkan dengan logis, mana ada orang yang mau ikut perlombaan tanpa mendapatkan hadiah atau sejenisnya.
Tapi ini tentu beda, mula – mula anak muda tersebut mengumpulkan anak – anak muda setempat untuk membicarakan hal tersebut. Keputusannya anak – anak muda tersebut setuju. Dibahas pula perlombaan apa saja yang ingin diadakan, jenis perlombaan sudah diputuskan yaitu :
1. Lomba tarik tambang
2. Lomba balap karung
3. Lomba sepak bola buat ibu – ibu
4. Lomba dayung perahu di danau Ria – Rio
Lomba Dayung












Yang paling menarik diantara perlombaan ini adalah Lomba tarik tambang
dan lomba dayung perahu, kenapa sih… lomba tarik tambang disini diannggap menarik..? karena pada lomba tarik tambang disini peraturannya dirubah yaitu yang biasanya lomba tarik dengan berdiri, disini tidak yaitu lomba tarik tambang dengan posisi duduk…. Hee….hee… serukan gimana tuh… jadinya.

Tarik tambang
Teman – temannya pasti bertanya – Tanya kok bisa membuat perlombaan tanpa ada hadiah. Gini strateginya, kita beritahukan kepada peserta lomba dengan apa adanya bahwa perlombaan kali ini tidak ada hadiah apapun. Tetapi kami selaku panitia mempunyai piala yang akan diberikan pada juara 1 saja, yang piala tersebut tersebut diperuntukan untuk piala bergilir. Untuk yang mendapatkan juara pada tahun ini jangan senang dulu karena piala tersebut hanya bersifat sementara, karena akan diperebutkan pada lomba tahun depan. Dan jangan salah piala tersebut kami tidak membelinya, melainkan kami membuatnya sendiri. Kami cukup puas karena piala tersebut tidak kalah dengan piala yang ada di toko – toko piala dan kami membuatnya dengan waktu yang cukup singkat lohhhh 5 jam selesai untuk 4 piala.
Begitu ceritanya teman – teman, semoga semangat teman – teman di kampung pedongkelan tidak sampai disini saja. Dan semoga pula para seluruh warga kampung pedongkelan/warga lainnya antusias dengan adanya diadakannya acara ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons